IAIN Pekalongan Gelar Workshop Penyusunan Renstra 2020 – 2024

11 December 2020

Pekalongan (11/12) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020 – 2024, pada hari Kamis, 10 Desember 2020 bertempat di Hotel Pesonna Pekalongan. Peserta workshop adalah seluruh tim penyusun renstra yang berjumlah 40 (empat puluh) orang. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB yang diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan dan ditutup dengan do'a sebagai pamungkas opening ceremony.

Dalam laporannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Muhlisin, M.Ag selaku Ketua Tim menyampaikan bahwa penyusunan rencana strategis (renstra) IAIN Pekalongan tahun 2020 – 2024 berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Renstra Kementerian Agama dan Renstra Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tahun 2020 – 2024. Dengan demikian, penyusunan renstra ini merupakan rincian penjabaran dari renstra Kementerian Agama dan Ditjen Pendidikan Islam guna mendukung kebijakan pembangunan nasional, khususnya di bidang pendidikan tinggi, tuturnya.

Lebih lanjut Dr. Muhlisin (sapaan akrabnya) menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini merupakan pematangan materi sebagai bekal menuju rangkaian kegiatan berikutnya yang lebih spesifik, yaitu karantina penyusunan renstra yang akan dilaksanakan tanggal 17 – 20 Desember 2020. Sebelumnya, juga telah dilakukan sharing ide dengan pakar ahli di Kementerian Agama, hal ini dimaksudkan agar tim mempunyai bekal secara teknis draft renstra yang lebih generik. Sistem kerja tim penyusun dibagi dalam beberapa sub tim dengan menyesuaikan kebutuhan data dan informasi yang akan dituangkan dalam beberapa bab guna memetakan dan mempermudah proses penyusunan renstra, pungkasnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag mengapresiasi kerja tim yang telah melakukan langkah-langkah persiapan secara bertahap. Gambaran umum tentang penyusunan renstra telah dilakukan dengan mengundang narasumber ahli agar renstra yang akan disusun tidak menyimpang dari ketentuan dan arah pengembangan IAIN Pekalongan. Hal ini karena renstra merupakan pedoman bagi institusi dalam melaksanakan program kerja dan kegiatan guna pencapaian visi dan misi. Renstra IAIN Pekalongan tahun 2017 – 2021 telah mengantarkan banyak perubahan yang cukup berarti dan membawa manfaat sebagaimana yang telah kita rasakan saat ini, tegasnya.

Selaras dengan pernyataan Ketua Tim, Rektor berpesan agar dalam penyusunan renstra harus linier dengan Renstra Kementerian Agama dan Ditjen Pendidikan Islam, tetapi juga tidak boleh melupakan ke-khas-an IAIN Pekalongan dan kearifan lokal. Rektor juga mengingatkan kepada tim agar dalam menyusun renstra harus menimbang kemampuan diri. Sasaran strategis harus dapat dilaksanakan dalam jangka periode tertentu, jangan sampai justru membelenggu diri kita karena tidak mampu melaksanakan. "Idealis memang penting, tetapi realistis jauh lebih penting. Bukan sekedar teoritis, tapi praktis implementatif harus menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan renstra", pungkasnya.

Workshop kali ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama, M. Adib Abdusshomad, M.Ed., Ph.D. yang juga menjabat sebagai Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama pada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam yang menyampaikan materi "Model Renstra PTKIN Kementerian Agama RI 2020 - 2024". Narasumber berikutnya adalah Dr. Ali Mustofa, M.Pd yang juga menjabat sebagai Sekretaris LPM UIN Surabaya, dengan materi "Teknik Penyusunan Renstra". Secara umum kegiatan berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19._(Humas_Bagian Umum)

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…