Panitia Penjaringan Serahkan Bakal Calon Rektor IAIN Pekalongan Periode 2021-2025

09 November 2020

Panitia penjaringan menyerahkan dokumen administrasi bakal calon Rektor IAIN Pekalongan Periode 2021-2025 yang telah memenuhi syarat dan lolos verifikasi kepada Rektor IAIN Pekalongan, pada Senin (9/11). Selanjutnya, Rektor menetapkan dan menyerahkan bakal calon tersebut kepada Ketua Senat untuk dilakukan pertimbangan dan penilaian kualitatif.

Acara penetapan hasil penjaringan dan serah terima dokumen administrasi bakal calon Rektor IAIN Pekalongan Periode 2021-2025 ini bertempat di ruang sidang lantai 3 gedung rektorat. Acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan dengan laporan panitia penjaringan, penandatanganan berita acara, sambutan-sambutan dan ditutup dengan do'a.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Penjaringan. Dr. H. Mohammad Fateh, M.Ag., menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya kepada Rektor dan Ketua Senat yang telah memberikan dukungan penuh pelaksanaan penjaringan bakal calon Rektor IAIN Pekalongan Periode 2021-2025. Dalam melaksanakan tugasnya, panitia berpedoman pada Peraturan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 2015 dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 3151 Tahun 2020. Panitia juga telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan panitia penjaringan PTKIN yang lain untuk mendapatkan masukan, saran dan informasi penting terkait pelaksanaan penjaringan bakal calon Rektor, terangnya.

Panitia penjaringan juga proaktif melakukan komunikasi dengan beberapa dosen di lingkungan IAIN Pekalongan yang secara administratif telah memenuhi syarat untuk mencalonkan diri sebagai Rektor Periode 2021-2025, sebagaimana diatur dalam ketentuan Kepdirjen Pendidikan Islam Nomor 3151 Tahun 2020. Dosen yang mendaftar ada 6 (enam) orang di antaranya: 1) Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag; 2) Dr. H. Makrum, M.Ag; 3) Dr. H. Imam Kanafi, M.Ag; 4) Dr. Maghfur, M.Ag; 5) Dr. H. Akhmad Jalaludin, M.A; dan 6) Dr. H. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag. Pendaftar yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi ada 4 (empat) orang dan yang tidak lolos 2 (dua) orang karena berkas tidak lengkap. Adapun yang tidak lolos verifikasi adalah Dr. H. Akhmad Jalaludin, M.A dan Dr. H. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag., pungkasnya.

Rektor IAIN Pekalongan, Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada panitia penjaringan yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Rektor berharap prosesi pemilihan Rektor periode 2021-2025 ini berjalan dengan baik. Jabatan Rektor merupakan amanah dan mempunyai tanggung jawab yang sangat besar sehingga membutuhkan orang-orang pilihan. Siapapun Rektor yang akan dipilih oleh Menteri Agama harus kita dukung agar bisa melaksanakan program kerjanya dengan baik, tegasnya.

Sementara Ketua Senat IAIN Pekalongan, Dr. Hj. Siti Qomariyah, M.A dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan Panitia Penjaringan yang telah melaksanakan tugas tanpa ada hambatan dan masalah. Seleksi administrasi di panitia penjaringan merupakan tahap awal seleksi, jika tahap ini bermasalah tentu dokumen yang sudah diserahkan ke Senat pun akan bermasalah. Senat dalam waktu dekat akan melakukan rapat pertimbangan teknis dan penilaian kualitatif sesuai amanah PMA dan Kepdirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Acara ditutup dengan do’a dan diakhiri dengan foto bersama. Secara umum, acara berjalan lancar dan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19._(Humas_Bagian Umum)

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…